Komponen Kursi Roda Baterai Lithium
Motor
Roda kursi roda digerakkan oleh energi mekanik yang dihasilkan oleh motor kursi roda. kursi roda baterai litium dapat digerakkan oleh motor langsung (DC) atau motor bolak-balik (AC).
Dibandingkan dengan motor AC, motor DC lebih mudah dibuat dan dijalankan, namun juga menghasilkan lebih banyak kebisingan. Berbeda dengan motor DC, motor AC mengeluarkan suara lebih besar pada kecepatan lebih tinggi. Sumber listrik untuk kursi roda baterai litium sering kali tersembunyi di dalam roda belakang kursi. Motor terpisah menggerakkan roda kursi roda bertenaga. Karena konstruksinya yang kokoh, kursi roda ini memerlukan kapasitas listrik yang lebih besar dibandingkan kursi roda biasa.
Motor kursi roda sangat penting karena memberikan torsi yang diperlukan untuk menggerakkan kursi. Anda dapat mengubah arah dengan kursi roda baterai lithium hanya dengan memutar rodanya. Mengubah orientasi putaran roda semudah memasang ulang kabel motor agar berputar ke arah lain.
Sensor
Terdapat sensor yang terpasang di kursi roda yang memungkinkan mobilitas dalam keadaan tertentu. Misalnya, kursi dapat mengidentifikasi hambatan pada jalurnya dan berhenti bergerak. Selain itu, sensor cahaya dan hujan disertakan pada model kursi roda baterai litium tertentu, sehingga meningkatkan kepraktisan kursi roda tersebut.
Beberapa kursi listrik bahkan dapat mengetahui seberapa besar beban atau tekanan yang diberikan padanya. Kecepatannya dapat diatur secara otomatis sesuai dengan berat badan pengguna. Pengguna berat kini dapat merasakan kenyamanan dan kecepatan yang sama seperti pengguna ringan.
Baterai
Baterai kursi roda baterai lithium adalah sumber energi utamanya. Pengisian ulang memerlukan sumber daya eksternal, termasuk stopkontak atau pengisi daya kendaraan. Bahan penyusun baterai adalah sel elektrokimia.
Sel-sel ini dapat menghasilkan DC dan menghemat energi untuk digunakan nanti. Banyak gadget elektronik modern mengandalkan baterai, laptop, dan ponsel.
Karena dapat diisi ulang dan digunakan berulang kali, baterai ini dapat menjadi sumber listrik yang baik. Berbagai macam jenis baterai dapat memberi daya pada kursi roda baterai litium. Mayoritas kursi roda baterai litium menggunakan baterai timbal-asam. Baterai ini dirancang untuk penggunaan terus-menerus dan dibuat agar tahan lama.
Panel kendali
Untuk mengarahkan kursi roda bertenaga, pengguna harus menggunakan panel kontrol kursi, yang merupakan bagian kursi yang dapat digerakkan dan dikonfigurasi. Bagi kebanyakan orang, ini berarti joystick atau touchpad yang ditata seperti konsol video game yang dipasang di sandaran tangan berlawanan dengan tangan dominan mereka. Kontrol yang digerakkan oleh ucapan, pernapasan, atau gerakan lidah pengguna tersedia bagi mereka yang tidak dapat menggunakan kedua tangan untuk menggerakkan powerchair.
tuas kendali
Joystick berfungsi sebagai mode pengoperasian utama kursi roda. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengarahkan kursi roda baterai litium ke arah mana pun, memungkinkan gerakan maju, mundur, dan menyamping. Pengguna memandu kursi dengan joystick, tuas kecil yang dapat dimanipulasi ke segala arah. Karena desainnya yang intuitif, banyak joystick yang lebih disukai daripada roda kemudi tradisional.
Sistem Tempat Duduk
Pengaturan tempat duduk kursi roda baterai litium membantu postur pengguna dan menjamin keamanan. Kursi kapten yang dapat disesuaikan atau diperbaiki menyediakan tempat bertengger yang nyaman bagi mereka yang menggunakan kursi roda bertenaga.
Tergantung pada modelnya, Anda dapat mengubah ketinggian kursi, memutar sandaran kepala, merebahkan seluruh kursi tanpa mengubah postur tubuh, dan mengangkat kaki. Selain itu, sebagian besar desain menyertakan sabuk pengaman yang dapat diikat saat terjadi tabrakan atau guncangan, sehingga pengendara tidak terlempar dari kendaraan.